Akad nikah merupakan acara kunci dalam pernikahan. Pada intinya akad nikah adalah upacara keagamaan untuk pernikahan antara dua insan manusia. Melalui akad nikah, maka hubungan antara dua insan yang saling bersepakat untuk berumah tangga diresmikan di hadapan manusia dan Tuhan.
ini adalah akad nikah yang paling berkesan yang pernah saya ikuti
Mempelai pria : Muh. Dedy Nurmansyah
Mempelai Wanita : Eni Puspita Sari
Tanggal : 13 Januari 2012
Tempat : Nganjuk, Jawa Timur
Rombongan
Ketua : Rito Laksono
Bendahara : Farid Muhyidin
Pemegang Kemudi : Gina Kusuma
Penunjuk Jalan : Budi
Fotografer : Saya Sendiri
Turut Meramaiakan : Fahrul Aji & Nawawi
dari kiri ke kanan budi, aji, qoyum, yudi, nawawi, farid, gina, rito
Siapakah Mempelai?
Kedua mempelai saya kenal selama kuliah di STTN-BATAN Yogyakarta. mempelai pria adalah salah satu lulusan STTN-BATAN yg berprestasi dan saat ini (awal 2012) telah bekerja di perusahaan swasta yang bergerak pada bidang pertambangan batubara. Selama kuliah Dedy aktif di klub robotika kampus di mana saya juga aktif di sana. Telah banyak ilmu baik secara hardskill dan softskill yang telah saya peroleh darinya. Sedangkan mempelai wanita adalah adik kelas saya. Kami menjadi akrab ketika kegiatan POSTER, yaitu orientasi mahasiswa baru (OSPEK). Di mana saya menjadi penanggung jawab kelompok 1 beranggotakan 8 orang termasuk eni di dalamnya. sehingga rasanya saya harus menghadiri pernikahan ke 2 orang ini yg pernah dekat dengan saya.
Prosesi Pernikahan
pernikahan kali ini terbilang cukup sederhana dan islami. Tak ada proses siraman, pingit, de el el… mempelai wanita tampak cantik dengan aurat tertutup rapat. Sedangkan mempelai pria menggunakan stelan jas dengan kopiah sebagai pelengkap. Alunan musik hanya bersumber dari dvd, tak ada aksi panggung. Seserahan dari mempelai pria hanya berupa mas kawin, perangkat sholat, kue2 de el el. Simple dan berjalan dengan lancar J
Sajian Makanan
lumayan mantap dan bergizi bila dipandang dari sudut pandang maasiswa yang sehari-harinya hidup di boarding house seperti saya dan teman-teman rombongan. Nasi dan sate di malam kedatangan, rendang di pagi hari, & baso, gulai ayam, sate di prosesi pernikahan.
Transportasi
dari jogja ke nganjuk kami menggunakan mobil rental Suzuki apv dengan pemegang kemudi saudagar Gina. Berangkat jam 2 dari jogja tiba di Nganjuk jam 8. Perjalanan melewati klaten-solo-sragen-ngawi-madiun-caruban. Hampir sepanjang jalan hujan menyertai kami, sempat macet di solo dan transit ishoma di salah satu pom bensin di Ngawi.
baliknya mulai jam 11 dari nganjuk, singgah sholat jumat di salah satu masjid di madiun, odo-odo cewek sepanjang jalan. Selama pergi dan pulang lagu “sesuatu” Syahrini sering terdengar dari radio2 lokal, sampe2 familiar di telinga. Di sragen sempat ditilang karena mobil kami menyalip mobil lain melewati marka, duit 20rb melayang. Adegan seru lainnya ketika mobil melewati jalan yang digenangi air, fuuussSShhh, motor2 di sebelah kiri kanan kena cipratan, hha. Belum lagi kalo ada anggota rombongan yg kentut, kaca di buka kena air hujan kaca di tutup baunya jd awet. Tp Alhamdulillah sampai dijogja dengan selamat ketika kumandang azan magrib.
Kesan-kesan
asyik juga perjalanan ini, banyak ilmu dan pengetahuan baru yang saya perloleh
1. Indahnya pernikahan yg sederhana
2. Suasana Kota Nganjuk
3. Kebersamaan dan kekeluargaan
4. Manajemen Sholat tepat waktu


